Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Yayasan Manajemen Indonesia (STMIK-YMI) Tegal menggelar kegiatan pelatihan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) di Desa Kertayasa Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal pada 29 September – 1 Oktober 2015. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian Dies Natalis STMIK YMI ke-12 dan melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi.

Menurut Koordinator PPM Dies Natalis ke-12 STMIK YMI Tegal, Sarif Surorejo, SE MKom, kemarin, kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh aparatur di Desa Kertayasa. Tujuannya, untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada masyarakat. “Di tingkat pemerintahan desa masih banyak kendala yang dihadapi aparatur dalam upaya memberikan pelayanan pada masyarakatnya. Antara lain, terkait dengan kurangnya pengetahuan dan keterampilan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya aplikasi program komputer yang mendukung,” katanya.

Dia mengemukakan, dengan kondisi tersebut maka pihaknya melaksanakan kegiatan PPM berupa pelatihan aplikasi paket program MS Office yang ditunjukan untuk membantu mengatasi berbagai masalah administrasi perkantoran. Yakni, mulai dari pembuatan dokumen, pengarsipan dokumen, penggandaan, pengiriman, penyusunan bahan presentasi, penyusunan anggaran, dan lain sebagainya. “Semuanya itu bisa dipermudah pelaksanaannya dengan memanfaatkan program aplikasi ini,” paparnya.

Sarif menambahkan, dengan tugas dan tanggung jawab aparat kantor pemerintahan desa untuk memberi pelayanan terbaik pada masyarakat, maka layanan produk program MS Office memegang peranan penting, baik sebagai sarana asistensi ataupun sebagai core activities aparat pemerintahan desa tersebut. Dalam pelatihan menyajikan pengenalan berbagai fungsi dan cara kerja bagaimana mengoperasikan sistem operasi Windows 7 sebagaimana yang terinstal dalam perangkat komputer yang tersedia dan program aplikasi Microsoft Office Word 2007, Microsoft Office PowerPoint 2007 dan Microsoft Office Excel 2007.

“Software -software ini merupakan program yang paling umum digunakan oleh setiap instansi pemerinta maupun swasta. Semua aplikasi tersebut disajikan dalam satu paket karena fungsi dan cara kerjanya saling berkaitan dan memiliki karakter tampilan yang hampir serupa serta dapat bersinergi satu sama lain memenuhi tuntutan kebutuhan administrasi perkantoran di tingkat desa,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *